Monday, 20 November 2017

Cek Cara Pisang Bikin Berat Badan Turun Sampai 5 Kg


MurniVip.com, Jakarta Makan pisang saat sarapan bisa menjadi solusi bagi Anda yang sedang berupaya menurunkan berat badan. Sarapan satu pisang tiap hari ternyata mampu menurunkan berat badan hingga 5 kg dalam jangka waktu seminggu.

Makanlah satu pisang saat sarapan pagi. Kemudian minum satu gelas air putih, dilansir dari Best Herbal Health, Senin (20/11/2017). Walaupun terdengar sederhana, Anda tetap bisa makan dengan normal sesuai kebiasaan Anda.

Namun, Anda harus membatasi makan roti tawar, permen, dan gorengan. Makanan tersebut bisa membuat berat badan tetap naik. Diet makan pisang di pagi hari termasuk salah satu diet yang populer di Jepang.

Pisang mengandung pati, yang membantu penurunan berat badan. Bakteri di usus mengubah pati pada pisang menjadi lemak. Lemak ini memberi makan sel dan menyehatkan saluran pencernaan.

Aturan diet makan pisang

Untuk melakukan diet sarapan pisang, Anda perlu minum segelas air putih hangat terlebih dahulu di pagi hari saat perut kosong. Setelah satu jam, makanlah satu pisang dan minum air putih lagi. 

Jangan terburu-buru segera makan makanan yang lain. Pisang yang dimakan harus dalam keadaan buah pisang asli—tidak diolah menjadi bentuk makanan lain.

Bila setelah 30 menit Anda masih lapar, Anda bisa makan makanan lain. Makanlah secukupnya seperti biasa yang Anda lakukan.

Untuk makan malam, paling lambat Anda berhenti makan malam pada jam 8 malam. Anda juga harus menghindari minum alkohol dan susu selama melakukan diet makan pisang ini.

Tunggu Apa Lagi Guyss..
Let's Join With Us At Dominovip.com ^^
Untuk info lebih jelas silahkan hubungi CS kami :
 - BBM : D8809B07 / 2B8EC0D2
 - Skype : Vip_Domino
 - WHATSAPP : +62813-2938-6562
 - LINE : VIPDOMINO99
 - No Hp : +855-8173-4523


Berebut Pucuk Beringin Usai Setya Novanto 'Game Over'


MurniVip.com, Jakarta - Minggu, 19 November 2017, KPK memboyong tersangka korupsi proyek e-KTP Setya Novanto dari Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM) Kencana ke Rumah Tahanan (Rutan). Penahanan Ketua Umum Partai Golkar ini membuat desakan pergantian di pucuk pimpinan Partai Beringin menguat.

Salah satunya disuarakan politikus Golkar, Airlangga Hartarto. Dia menilai langkah penyelamatan partai perlu dilakukan sesegera mungkin.

"Harus ada langkah-langkah untuk penyelamatan partai," ujar Airlangga kepada MurniVip.com di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (20/11/2017).

Usul penggantian Setya Novanto juga disampaikan Wakil Ketua Dewan Pembina Golkar Theo L Sambuaga. Dia meminta Novanto segera mundur dari jabatannya agar fokus mengikuti proses hukum di KPK.

Theo menjelaskan, pengunduran diri bisa dilakukan melalui mekanisme yang ada, yaitu mempersiapkan penyelenggaran Musyawarah Nasional (Munas) dengan cepat.

"DPP Partai Golkar perlu mempersiapkan penyelenggaraan Munas secepatnya untuk penggantian kepemimpinan, sekaligus menjadikan momentum bagi perbaikan dan kebangkitan Golkar," ucap Theo kepada MurniVip.com.

Saat ini ada empat nama kandidat pengganti Setya Novanto yang muncul ke permukaan. Ketiganya yaitu Airlangga Hartarto, Ade Komarudin, Aziz Syamsudin, dan Bambang Soesatyo. Wasekjen DPP Golkar Ace Hasan Syadzily tak menampik empat nama, termasuk Airlangga Hartarto sebagai calon kuat pengganti Novanto di internal Golkar.

Ace menilai empat nama tersebut mempunyai rekam jejak yang baik di Golkar. Dia berharap siapun yang menang nanti tidak terlibat dalam kasus korupsi.

"Semuanya bagus, yang penting harus bebas dari korupsi," kata Ace.

Kriteria kedua, Ace berharap sosok yang terpilih tetap mendukung Jokowi di Pilpres 2019. Karena keputusan itu merupakan keputusan final di Golkar sesuai dengan hasil Munaslub Bali 2016.

"Tidak akan ada manuver, dukungan di Pilpres tetap untuk Presiden Jokowi," kata dia.


Setya Novanto Tak Berkutik

Saat dibawa penyidik KPK dari RSCM, Setya Novanto tak memiliki alasan lagi untuk mengelak dari jeratan KPK.

"Tim dokter RSCM menyatakan tidak ada indikasi lagi buat rawat inap," ujar Direktur Utama RSCM, dr Czeresna Heriawan Soejono, dalam konferensi pers bersama KPK di RSCM, Jakarta, Minggu, 19 November 2017.

Keterangan dokter RSCM, yang diperkuat dengan klarifikasi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dianggap KPK cukup kuat untuk memindahkan Novanto ke Rutan.

"Yang bersangkutan tidak perlu dilakukan rawat inap dan pembantarannya tidak lagi dilakukan. Karena itu akan dipindah," ujar Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif.

Padahal, pengacara Novanto, Fredrich Yunadi sebelumnya  menyatakan, kliennya itu dalam kondisi yang cukup parah. Bahkan dia menganggap Novanto bisa meninggal tidak cepat ditangani.

"Kita sampaikan ke dokter. dokternya bilang, 'wah bahaya, ini bisa game over kalau tidak segera ditangani'," ujar Fredrich di RS Medika Permata Hijau, Kamis, 16 November 2017.

Novanto pun tampak pasrah setelah KPK membawanya ke Rutan. Dia mengaku sudah bersurat ke presiden, Polri, dan kejaksaan untuk lolos dari jeratan KPK. Juga melalui proses praperadilan yang sebelumnya sempat menggugurkan status tersangkanya.

"Saya enggak nyangka bahwa malam ini (dijemput KPK). Saya pikir masih diberi kesempatan untuk recovery," kata dia.

Antara Luhut, Airlangga, dan Jokowi

Di luar agenda kepresidenan, mendadak dua kader senior Golkar di Kabinet Kerja, Luhut Binsar Pandjaitan dan Airlangga Hartarto datang ke Istana menemui Presiden Jokowi Senin, 20 November 2017.

Kedatangan mereka berlangsung sehari setelah Setya Novanto resmi ditahan di Rutan KPK. Pertemuan itu juga terjadi di tengah kuatnya isu Munaslub dan dan tuntutan Novanto mundur dari ketua Umum Golkar.

Airlangga tak menampik, kedatangannya menemui Jokowi salah satunya membahas kondisi Golkar pasca-penahanan Novanto. "Tentunya (Jokowi ) berharap (kondisi) berjalan dengan baik," kata dia.

Munculnya Airlangga semakin menguatkan kabar yang menyebut Menteri Perindustrian ini menjadi calon kuat penggati Novanto. Saat disinggung terkait hal tersebut, Airlangga hanya menjawab Normatif.

"Saya pembantu Presiden, dan kader partai. Saya bergantung aspirasi yang berkembang dan kepada Bapak Presiden," ucap mantan Anggota DPR RI itu.


Kencangnya usulan Munaslub membuat Dewan Pakar Golkar mengeluarkan rekomendasi. Ketua Dewan Pakar Agung Laksono mendorong penyelenggaraan Munaslub secepatnya.

"Kami mendukung saudara Idrus Marham sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum dengan tugas melaksanakan kegiatan DPP sehari-hari dan khususnya mempersiapkan dan menyelenggarakan Munaslub Partai Golkar segera mungkin," ujar Agung Laksono di Kantor DPP Golkar.

Pengamat Politik Arya Fernandes menilai momen penahanan Setya Novanto menjadi momentum bagi sejumlah kader Golkar yang berseberangan dengan Novanto untuk menggelar Munaslub.

"Sebelumnya sikap elite meminta munaslub tidak begitu terdengar, ini jadi momen bagi sejumlah elite melaksanakan Munaslub, apalagi beberapa DPD sudah mendorong melaksanakan munaslub," kata Arya kepada MurniVip.com

Arya memprediksi rapat pleno yang rencananya digelar Selasa, 21 November 2017 itu akan didominasi tuntutan kepada DPP Partai Golkar untuk segera melaksanakan Munaslub. Dengan kondisi Setya Novanto yang ditahan KPK, dia yakin para loyalis Novanto sulit mencari celah mempertahankan Ketua DPR RI itu.

"Jika ternyata posisinya banyak elite yang meminta munaslub," ucap pengamat CSIS itu.

Tunggu Apa Lagi Guyss..
Let's Join With Us At Dominovip.com ^^
Untuk info lebih jelas silahkan hubungi CS kami :
 - BBM : D8809B07 / 2B8EC0D2
 - Skype : Vip_Domino
 - WHATSAPP : +62813-2938-6562
 - LINE : VIPDOMINO99
 - No Hp : +855-8173-4523


Wisata ke Luar Angkasa Bakal Dibuka Tahun Depan, Berani Coba?

Vipdomino99.info - Rencana pendiri Amazon, Jeff Bezos untuk menerbangkan penumpang ke luar angkasa kian mantap. Melalui perusahaannya,...